i think

ustadz masa kini

selama ramadhan pertama saya sebagai istri orang ini, suami saya selalu menonton quraish shihab di metro tv.
dulu waktu saya masih lajang, nonton acara kaya gini pas sahur hukumnya mustahil. ngantuk banget mana dikasih suara mendayu dayu bahas al quran dengan latar belakang suara air…aaarrgghhh mana tahaannn mending nonton acara sahur di tv lain yang hingar bingar.
suami saya ini, jenis orang yang agak ajaib, dia stress kalau melihat dan mendengar sesuatu yang ribut, ramai, banyak orang, banyak suara dan warna warni. jadi selama puasa ini yaaaaa saya mau ga mau harus nonton quraish shihab ini. hari hari pertama hoaammm ngantuknya, saya jadi prefer baca buku sambil nungguin dia sahur.
lama kelamaan, kayanya Allah membukakan telinga saya dalam mendengar yang baik baik. dimulai dari pembahasan salah satu surat, dia menjelaskan dengan sangat detail, dari semua makna tersirat dan berbagai kemungkinan dari kalimat tersebut beliau jabarkan, dengan tenang, dengan sabar, lalu tiba tiba saya merasa tenang dan nyaman.
sayajadi berfikir, betapa saya ga pernah lagi meluangkan waktu untuk membaca al quran, mengerti isinya, apalagi menjalani apa yang ada didalamnya. hari hari selanjutnya kayanya banyak banget pertanyaan di kepala saya, pertanyaan yang saya bingung mau tanya kesiapa, jenis jenis pertanyaan dong dong sebenarnya. misalnya, kenapa semua nabi turunnya di jazirah arab ya? apa pernah diceritakan tentang bangsa asing lain selain yang ada di jazirah arab ya di al-quran, al quran kan benar adanya, berapa banyak irisan cerita ya antara yang diceritakan di Al-quran dengan yang kita pelajari dari buku sejarah tentang isa, tentang Muhammad, tentang perang salib, pengen tau tapi nanya kesiapaaa?
menengok ke layar kaca liat muka muka ustad yang hilir mudik di layar kaca, sorry to say tapi kayanya selain quraish shihab ga ada yang benar benar nge-klik di hati.
mereka sudah tidak murni, terlalu banyak polesan dan “sponsor” juga kepentingan dibelakangnya. ini pendapat saya pribadi yah,  melihat mereka malah membuat saya tambah stress. apalagi yang hilir mudik di infotaiment bawa istri barunya, apalagi yang bolak balik ngiklanin lagu barunya, adalagi yang pengen dipanggil umi tapi suka marah marahin penontonnya dan menyindir dengan kasar. adeeuhhhhhh kita butuh sosok yang menentramkan.sosok panutan.
satu sosok seperti guru ngaji saya waktu di kampung, yang menentramkan tapi tegas, satu sosok seperti kiai haji ahmad dahlan di film sang pencerah, satu sosok yang manusia, bukan dewa tapi bisa kita jadikan teladan. satu sosok seperti bapak quraish shihab, sosok yang menentramkan dan membuat kita memahami bukan hanya mengerti.

Standard

6 thoughts on “ustadz masa kini

  1. achi says:

    stujuuuu stuju…. masuk bgt materinya, g pernah bosen dengerin Quraish Shihab.. aci cuma taunya pas ramadhan aja..selain ramadhan kpn lg y suka ada..??

  2. friskanura says:

    Setuju!!! suka banget sama Quraish Shihab jugaaa,, ^^
    rasa rasanyaaa.. kaya denger Quraish Shihab! hueheheh
    ces pleeenggg.. adem gimana gituuu..

    Selain Ramadhan, ada di 103.4 FM jakarta jam 5 pagi, Fit!!
    klo sempet sebelum ngantor bisa iseng2 dengerin,, lumayan ngademin hati…🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s