Uncategorized

My second life

Sabtu kemarin, bisa saja jadi sabtu yang biasa,
Seperti banyak sabtu yg lainnya.
Tapi sabtu kemarin, adalah sabtu yang tidak akan saya lupakan seumur hidup saya, sebagai seorang ibu, sebagai seorang Muslim..
Sabtu kemarin, is my second life.
Sabtu kemarin adalah jadwal arslan imunisasi,
Dari pagi saya udah nyiapin makannya, mandi DLL,
Pergi ke rumah sakit dengan rencana jalan jalan sepulang dari sana,
Mau makan steak ceritanya,
Saya juga udah sibuk search tempat makan steak enak Di depok.
Sampai dirumah sakit, arslan ditimbang, diukur tingginya Dan lingkar kepalanya, seperti biasa, seperti pemeriksaan biasanya.
And here comes the tragedy,
Lingkar kepala arslan memang besar, papanya kakeknya omnya kepalanya emang besar, jenongdan tidak berambut membuat kepala arslan terlihat lebih besar lagi.
Jika diplot Di growchart lingkar kepalanya Ada diatas range normal, tapi karena saya lihat tumbuh kembangnya ga ada masalah maka saya juga ga khawatir.
Sampai dokter bilang,
Anak ibu makrosefalus ya?
Makrosefalus setau saya adalah keadaan dimana lingkar kepala bayi Ada Di luar batas normal saat dia dilahirkan, arslan ngga. Arslan lahir normal dengan lingkar kepala Di presentil median.
Tapi namanya ibu, Dan amatiran Dan ini yg ngomong dokter, saya cuma bilang jenong biasa aja Kali dok Dan ayahnya juga emang gede kepalanya. Dan si dokter makin memberondong saya dengan indikasi mengerikan tanpa sedikitpun memberi kesempatan untuk saya berpikir jernih.
Anak ibu ini, kepalanya diatas rata rata, venanya jelas terlihat sepertinya Ada cairan Di otaknya,saya suspect anak ini harus Di ct scan, nanti hasilnya kita Baca bareng sama dokter ahli syaraf. Worst case dia harus oprasi buat buang cairannya dengan pasang selang ke lambung dari otak, mungkin seumur hidup, tapi selangnya bisa kita sesuaikan dengan umurnya ko.
Dan saat itu, saya merasa hidup saya berhenti disitu.
Gelap.
Hanya itu yg saya rasakan.
Tangan kaki tubuh..numb
Saya memegang Surat pengantar ke bagian radiologi dengan gemetar
Bayu memeluk arslan, hanya senyum kearah saya sambil bilang anak kita tidak Apa apa,,
Saya lalu hilir mudik mengurus persyaratan ct scan arslan
Dari jauh saya lihat dia,
Anak saya,
Alasan saya hidup sekarang, Dan sungguh kalau bisa Dan jika penyakit itu memang ada, biar saya saja ya Allah..saya saja..
Arslan harus tidur sebelum dimasukkan ke alat ct scan,
Dan siang itu, susahhhh sekali membuat arslan tidur
Mungkin karena saya terus menangis
Sudah dua Kali arslan terbangun saat alat ct scan mulai menyala
Saya mulai putus asa
Putus asa melihat alatnya, melihat arslan yang tidak juga tidur, saya terus menangis diruangan ct scan
Berdua saja
Dengan baju anti radiasi yang berat, Dan tubuh yang tidak lagi bisa menopang diri saya.
Bayupun akhirnya dibolehkan masuk
Kita berpelukan
Dan arslan tersenyum, menyandarkan kepalanya Di dada Dan setelah berapa lama, dia tertidur
Alat pun kembali dinyalakan
Bayu kembali keluar
Saat alat mulai berbunyi Dan bergerak mendorong arslan ke dalam.
Di kamar gelap itu
Melihat tubuh sekecil itu masuk ke alat ct scan
Sendirian
Melihat tanda garis merah laser diseluruh tubuhnnya
Saya merasa kehadiran lain diruang itu..
Kehadiran Allah
Sangat dekat,
Sangat nyata,
Dan saya pun berjanji..
Dengan semua ketidakberdayaan saya sebagai makhluk
Ya Allah, tolong beri kesempatan untuk saya
Sekali lagi untuk bertaubat..
Menjadi ibu yg baik, istri yg baik, umatmu yg baik ya Allah..
Tolong beri kesempatan saya untuk menjaga Dan membesarkan arslan untuk mengenalmu Dan beribadah padamu ya Allah.
Tolong, beri, saya, satu kesempatan, lagi…
Satu jam setelah pemeriksaan, saya dapat hasilnya
Kita langsung mendaftar ke dokter spesialis syaraf
Tidak lagi ke dokter yg sebelumnya.
Arslan ceria seperti biasa,
Seperti ingin memberi tau kalau tidak Ada yg perlu Kami khawatirkan.
Sampailah giliran Kami masuk,
Dokternya tersenyum ramah Dan menggendong arslan, dia meminta saya bercerita apa masalahnya Dan bagaimana sampai arslan harus Di ct scan,
Dia ukur lingkar kepalanya Dan bilang kalau kepalanya memang agak besar,
Dia lalu melakukan cek sepeti menarik arslan ke posisi duduk, tengkurap, tangan, kaki, gerakan Mata, reflek telinga, baru kemudian Dia bacakan hasil ct scannya.
Intinya keadaan arslan masih masuk dalam Varian normal. Kemungkinan besar Varian ini dari pengaruh gen orangtuanya.
Saat itu saya merasa beban saya telah diangkat sepenuhnya, tubuh terasa begitu ringan, saya peluk arslan erat..
Kita dapat kesempatan itu nak..
Hanya alhamdulillah yang bisa saya ucapkan
Terus menerus berkali Kali.
Dan ini saya tulis untuk ibu ibu disana yang mendapati keadaan diluar normal pada anaknya
1.think rational, susah..tapi berusahalah
2.Looking for second opinion first
3.every child is unique..selama tumbuh kembangnya baik baik saja, tidak Ada gangguan muntah atau pusing berkala Dan ga rewel berlebihan, insyaallah anak kita baik baik saja
4.jangan hanya berpatokan pada growth chart, jadikan referensi tapi jangan jadikan satu satunya pedoman
5.Hal lain yg perlu diperhatikan adalah, take time for observation, mungkin saya awam, tapi seharusnya keadaan abnormal tidak bisa disimpulkan dari pembacaan satu Kali pemeriksaan, saya juga kecewa dengan penyampaian sang dokter yang tidak informatif Dan membuat orangtua kalut, thats why second opinion itu penting.

Allah punya berbagai cara untuk mengingatkan umatnya, Dan sungguh sebaiknya kita yang selalu mengingat Allah, jangan tunggu diingatkan🙂
Terimakasih ya Allah, untuk memberikan Kami Anak yang sholeh..anak yang adalah berkah, nikmat Dan anugrah tidak terkira yang akan Kami jaga sebaik yg Kami bisa..anak yang merupakan pengingat untuk selalu bersyukur Dan beribadah kepadamu..Amin..

Standard

2 thoughts on “My second life

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s