Uncategorized

space theme birthday partynya arslan :)

inilah, kami persembahkannnnn hasil karya mamak dan papaknya arslan,

Arslan space theme birthday party 😀

Image

yang didalam pindah keluar..panan biar si imut jadi legaaa

Image

satu sisi tembok dikasih roket, astronot, planet planet dan bintang bintang. sengaja cari logo logo nasa untuk ditempelin di roket sama astronotnya, dannn baru tau kalau setiap ekspedisi yang NASA lakukan punya misi beda beda dan setiap misi punya logo berbeda yang bertuliskan semua anggota yang ikut dalam misi tersebut 🙂

Image

papahnya selain bikin pesawat ulang alik dari kardus, juga bikin roket roket kecil, untuk hiasan, saya print gambar astronot, planet dan ufo tempelin ke kardus terus dikasiin tusuk gigi. hiasan ini di tusuk di snack corner sama di atas tumpeng 🙂 asalnya tumpengnya begini;

Image

jadi beginiiiiii

Image

Image

kita juga bikin garland happy birthday hehehe

Image

yang ulang tahunnya manaaa? iniiii anak kecilnyaaaa 🙂

Image

sayangnya, karena de arslan tiba tiba sakit pas acara, jadi ga ada foto arslan sama mamah dan papah 😥 its a very heartbroken moment really…

pas pulang dari dokter kita menemukan banyyaakkk banyyaakk kado…yang membuat mamah dan papah ga perlu beliin mainan lagi dalam waktu…hmmmmm 3 tahun dari sekarang 😀 nanti sebagian kadonya kita bagi bagi buat anak lain yang membutuhkan ya naakkk, biar ga mubazir hehehe

Image

Image

tapi diatas segalanya, terimakasih untuk para keluarga, teman kami dan teman teman arslan yang meluangkan waktu untuk datang dan dan mengirimkan doanya untuk arslan :*

selamat ulang tahun ya nak….tidak ada yang lebih membahagiakan bagi kami selain melihatmu sehat, tumbuh dan bahagia.

semoga arslan selalu diberi kesehatan, kebahagian dan dapat selalu membawa kebahagiaan untuk semua orang di sekelilingnya, jadi anak yang baik ya nak cuppp cuppp kecuuppss.

Image

jet pack nasa nya arslan 😉

Standard
Uncategorized

insyaallah next time ya nak :*

we can always plan for a picnic, but we can’t predict the weather,

while all the ticket have been issued, plane, hotel, visa…..

tapi setelah kejadian pas arslan ulang tahun, dan semua kemungkinan resiko tidak terukur yang ada di belakangnya, maaf ya sayang, mungkin kita ga bisa jalan jalan sekarang 😥

asalnya mau di cancel aja semuanya, tapi jumlah uang yg angus cukup bikin si nenek marah marah, jadi kita putuskan titipkan arslan di tangan yang insyaallah aman dan amanah…tangan neneknya dan kakeknya dan akeunya dan bibi bibinya di bandung. arslan juga pasti liburan disana, hirup udara sehat banyak banyak ya nak :*

we will definitely missed you 😥

Image

pesan si nenek : udah berangkat aja, liburan senang senang, biar fresh, insyaallah arslan akan lebih aman kalau di bandung daripada dipaksain dibawa ke jepang, ga perlu merasa bersalah. yang penting pas pulang jangan bawa adenya arslan….satu aja ga keurus

*jedaaaanggg pada lupa aja apa orang orang saya udah pasang spirallll

kembali ke fokus…

arslan sayangg nanti mamah beliin oleh oleh yaaa

hmmm apa yaaaa kan maenan udah banyak

buku aja yaaa kan buku jendela dunia

tapii tulisannya kanji

hmmmm aaahhh foto fota mamah sama papah aja yaaaa

buat kamu krewes krewesss 😀

Standard
Uncategorized

Apakah akan seperti mamahnya

Yang menurut saya paling bikin dag dig dug duer jadi orangtua adalah proses mendidik anak. Kemarin dapat laporan dari si mba: pas lagi main, arslan gigit jari anak tetangga yang beda4 bulan sama dia ampe si anak tetangga itu muntah karena nangis meraung raung..jreeengggg ga enak banget ama si tetangga buhuhuhu. Semaleman bingung apa ya yg bikin arslan gitu? Liat contoh dari mana? Atau ada yg juga pernah gigit jari dia?
Arslan emang ga pernah diem anaknya, selalu hilir mudik, mindah mindahin barang, mukul mukul barang, ngebalik balikin sepeda dan korsi korsiannya, bahkan saat tidurpun dia berrotasi, always babbling juga tapi ada nadanya kaya nyanyi atau ngobrol atau cerita. Mungkin arslan agak temperamental kali ya, kalau lagi kesel suka gigit atau melakukan tindakan destruktif, waktu itu digodain ama onti kiki kayanya dia kesel, tapi masih diem aja dia cuma liatin aja si onti kiki maenin ipad, pas si onti bediri ambil minum, dia ambil ipadnya terus dia injak! Yessss injakkkk sodara sodaraaa. Si anak tertawa puas, si onti histeris jerih payah gaji pertamanya diinjak injak, dan si emak stres takut disuruh gantiin ipad si onti hik hik mamah aja ga mampu beli nakkkk.
Berpikir dan berpikir bagaimana cara mengendalikan emosi si anak
Bagaimana cara mengalihkan energinya ke sesuatu yang positif
Nanyalah saya sama mamah,
Dan reaksinya: aduhhhh semoga arslan ga kaya fita dulu, mamah sering banget didatengin tetangga tetangga gara gara anak mereka di gigitin sama fita.
Jreenggggg
Apakah arslan keturunan edwan cullen?? Tapi kan aku ga suka sama edward cullen..aku kan team jacob bukan team edward
Aku harus cari cara…solusi terbaik…aku tak mau arslan jadi kaya centeng seperti aku dulu
Atau seperti anak tetangga yang brutal itu
Aku mau arslan jadi james bond…bukan edward cullen

image

*keluguanyangmenipu

Standard
Uncategorized

ranking 23

ranking 23

“Aku ingin menjadi orang yang bertepuk tangan di tepi jalan”

Di kelasnya ada 50 orang murid, setiap kali ujian, anak perempuanku tetap mendapat ranking ke-23. Lambat laun membuat dia mendapatkan nama panggilan dengan nomor ini, dia juga menjadi murid kualitas menengah yang sesungguhnya.

Sebagai orangtua, kami merasa nama panggilan ini kurang enak didengar,namun anak kami ternyata menerimanya dengan senang hati.

Suamiku mengeluhkan ke padaku, setiap kali ada kegiatan di perusahaannya atau pertemuan alumni sekolahnya, setiap orang selalu memuji-muji “Superman cilik” di rumah masing-masing, sedangkan dia hanya bisa menjadi pendengar saja.

Anak keluarga orang, bukan saja memiliki nilai sekolah yang menonjol, juga memiliki banyak keahlian khusus. Sedangkan anak nomor 23 di keluarga kami tidak memiliki sesuatu pun untuk ditonjolkan. Dari itu, setiap kali suamiku menonton penampilan anak-anak berbakat luar biasa dalam acara televisi, timbul keirian dalam hatinya sampai matanya bersinar-sinar.

Kemudian ketika dia membaca sebuah berita tentang seorang anak berusia 9 tahun yang masuk perguruan tinggi, dia bertanya dengan hati pilu kepada anak kami: Anakku, kenapa kamu tidak terlahir sebagai anak dengan kepandaian luar biasa? Anak kami menjawab: Itu karena ayah juga bukan seorang ayah dengan kepandaian luar biasa. Suamiku menjadi tidak bisa berkata apa-apa lagi, saya tanpa tertahankan tertawa sendiri.

Pada pertengahan musim gugur, semua sanak keluarga berkumpul bersama untuk merayakannya, sehingga memenuhi satu ruangan besar di restoran.

Topik pembicaraan semua orang perlahan-lahan mulai beralih kepada anak masing-masing. Dalam kemeriahan suasana, anak-anak ditanyakan apakah cita-cita mereka di masa mendatang? Ada yang menjawab akan menjadi pemain piano, bintang film atau politikus, tiada seorang pun yang terlihat takut mengutarakannya di depan orang banyak, bahkan anak perempuan berusia 4½ tahun juga menyatakan kelak akan menjadi seorang pembawa acara di televisi, semua orang bertepuk tangan mendengarnya.

Anak perempuan kami yang berusia 15 tahun terlihat sibuk sekali sedang membantu anak-anak kecil lainnya makan. Semua orang mendadak teringat kalau hanya dia yang belum mengutarakan cita-citanya kelak. Di bawah desakan orang banyak, akhirnya dia menjawab dengan sungguh-sungguh: Kelak ketika aku dewasa, cita-cita pertamaku adalah menjadi seorang guru TK, memandu anak-anak menyanyi, menari dan bermain-main.

Demi menunjukkan kesopanan, semua orang tetap memberikan pujian, kemudian menanyakan akan cita-cita keduanya. Dia menjawab dengan besar hati: Saya ingin menjadi seorang ibu, mengenakan kain celemek bergambar Doraemon dan memasak di dapur, kemudian membacakan cerita untuk anak-anakku dan membawa mereka ke teras rumah untuk melihat bintang-bintang. Semua sanak keluarga tertegun dibuatnya, saling pandang tanpa tahu akan berkata apa lagi. Raut muka suamiku menjadi canggung sekali.

Sepulangnya kami ke rumah, suamiku mengeluhkan ke padaku, apakah aku akan membiarkan anak perempuan kami kelak menjadi guru TK? Apakah kami tetap akan membiarkannya menjadi murid kualitas menengah?

Sebetulnya, kami juga telah berusaha banyak. Demi meningkatkan nilai sekolahnya, kami pernah mencarikan guru les pribadi dan mendaftarkannya di tempat bimbingan belajar, juga membelikan berbagai materi belajar untuknya.

Anak kami juga sangat penurut, dia tidak membaca komik lagi,tidak ikut kelas origami lagi, tidur bermalas-malasan di akhir minggu juga tidak dilakukan lagi.
Bagai seekor burung kecil yang kelelahan, dia ikut les belajar sambung menyambung, buku pelajaran dan buku latihan dikerjakan tanpa henti.

Namun biar bagaimana pun dia tetap seorang anak-anak, tubuhnya tidak bisa bertahan lagi dan terserang flu berat.Biar sedang diinfus dan terbaring di ranjang, dia tetap bersikeras mengerjakan tugas pelajaran, akhirnya dia terserang radang paru-paru. Setelah sembuh, wajahnya terlihat kurus banyak. Akan tetapi ternyata hasil ujian semesternya membuat kami tidak tahu mau tertawa atau menangis, tetap saja nomor 23.

Kemudian, kami juga mencoba untuk memberikan penambah gizi dan rangsangan hadiah, setelah berulang-ulang menjalaninya, ternyata wajah anak perempuanku semakin pucat saja.

Apalagi, setiap kali akan ujian, dia mulai tidak bisa makan dan tidak bisa tidur, terus mencucurkan keringat dingin, terakhir hasil ujiannya malah menjadi nomor 33 yang mengejutkan kami. Aku dan suamiku secara diam-diam melepaskan aksi menarik bibit ke atas demi membantunya tumbuh ini.

Dia kembali pada jam belajar dan istirahatnya yang normal, kami mengembalikan haknya untuk membaca komik, mengijinkannya untuk berlangganan majalah “Humor anak-anak” dan sejenisnya, sehingga rumah kami menjadi tenteram kembali. Kami memang sangat sayang pada anak kami ini, namun kami sungguh tidak mengerti akan nilai sekolahnya.

Pada akhir minggu, teman-teman sekerja pergi rekreasi bersama. Semua orang mempersiapkan lauk terbaik dari masing-masing, dengan membawa serta suami dan anak untuk piknik. Sepanjang perjalanan penuh dengan tawa dan guyonan, ada anak yang bernyanyi, ada juga yang memperagakan karya seni pendek.

Anak kami tiada keahlian khusus, hanya terus bertepuk tangan dengan gembira.
Dia sering kali lari ke belakang untuk menjaga bahan makanan. Merapikan kembali kotak makanan yang terlihat agak miring, mengetatkan tutup botol yang longgar atau mengelap jus sayuran yang bocor ke luar. Dia sibuk sekali bagaikan seorang pengurus rumah tangga cilik.

Ketika makan terjadi satu kejadian di luar dugaan. Ada dua orang anak lelaki, satunya adalah bakat matematika, satunya lagi adalah ahli bahasa Inggris. Kedua anak ini secara bersamaan menjepit sebuah kue beras ketan di atas piring, tiada seorang pun yang mau melepaskannya, juga tidak mau membaginya. Walau banyak makanan enak terus dihidangkan, mereka sama sekali tidak mau peduli. Orang dewasa terus membujuk mereka, namun tidak ada hasilnya. Terakhir anak kami yang menyelesaikan masalah sulit ini dengan cara sederhana yaitu lempar koin untuk menentukan siapa yang menang.

Ketika pulang, jalanan macet dan anak-anak mulai terlihat gelisah. Anakku terus membuat guyonan dan membuat orang-orang semobil tertawa tanpa henti. Tangannya juga tidak pernah berhenti, dia mengguntingkan banyak bentuk binatang kecil dari kotak bekas tempat makanan, membuat anak-anak ini terus memberi pujian. Sampai ketika turun dari mobil bus, setiap orang mendapatkan guntingan kertas hewan shio masing-masing.

Ketika mendengar anak-anak terus berterima kasih, tanpa tertahankan pada wajah suamiku timbul senyum bangga.

Sehabis ujian semester, aku menerima telpon dari wali kelas anakku.
Pertama-tama mendapatkan kabar kalau nilai sekolah anakku tetap kualitas menengah. Namun dia mengatakan ada satu hal aneh yang hendak diberitahukannya, hal yang pertama kali ditemukannya selama 30 tahun mengajar.
Dalam ujian bahasa ada sebuah soal tambahan, yaitu siapa teman sekelas yang paling kamu kagumi dan alasannya. Selain anakku, semua teman sekelasnya menuliskan nama anakku.

Alasannya sangat banyak: antusias membantu orang, sangat memegang janji, tidak mudah marah, enak berteman, dan lain-lain, paling banyak ditulis adalah optimis dan humoris. Wali kelasnya mengatakan banyak usul agar dia dijadikan ketua kelas saja.
Dia memberi pujian: Anak anda ini, walau nilai sekolahnya biasa-biasa saja, namun kalau bertingkah laku terhadap orang, benar-benar nomor satu.

Saya berguyon pada anakku, kamu sudah mau jadi pahlawan. Anakku yang sedang merajut selendang leher terlebih menundukkan kepalanya dan berpikir sebentar, dia lalu menjawab dengan sungguh-sungguh: “Guru pernah mengatakan sebuah pepatah, ketika pahlawan lewat, harus ada orang yang bertepuk tangan di tepi jalan.”

Dia pelan-pelan melanjutkan: “Ibu, aku tidak mau jadi Pahlawan aku mau jadi orang yang bertepuk tangan di tepi jalan.” Aku terkejut mendengarnya dan mengamatinya dengan seksama.

Dia tetap diam sambil merajut benang wolnya, benang warna merah muda dipilinnya bolak balik di jarum bambu, sepertinya waktu yang berjalan di tangannya mengeluarkan kuncup bunga. Dalam hatiku terasa hangat seketika.

Pada ketika itu, hatiku tergugah oleh anak perempuan yang tidak ingin menjadi pahlawan ini. Di dunia ini ada berapa banyak orang yang bercita-cita ingin menjadi pahlawan, namun akhirnya menjadi seorang biasa di dunia fana ini.

Jika berada dalam kondisi sehat, jika hidup dengan bahagia, jika tidak ada rasa bersalah dalam hati, mengapa anak-anak kita tidak boleh menjadi seorang biasa yang baik hati dan jujur.

Jika anakku besar nanti, dia pasti akan menjadi seorang isteri yang berbudi luhur, seorang ibu yang lemah lembut, bahkan menjadi seorang teman kerja yang suka membantu, tetangga yang ramah dan baik. Apalagi dia mendapatkan ranking 23 dari 50 orang murid di kelasnya, kenapa kami masih tidak merasa senang dan tidak merasa puas? Masih ingin dirinya lebih hebat dari orang lain dan lebih menonjol lagi? Lalu bagaimana dengan sisa 27 orang anak-anak di belakang anakku? Jika kami adalah orangtua mereka, bagaimana perasaan kami? Mari kita syukuri apa yg kita miliki, banyak sekali hal2 yg kita miliki namun seringkali kita melupakannya.

-cerpen diatas saya baca dari tumblrnya nayasa, udah lama sih ga baca baca tumblr, dan tumblr dia banyak sekali nulis tentang pendidikan anak anak.

ga tau ya, tapi tulisan “Jika berada dalam kondisi sehat, jika hidup dengan bahagia, jika tidak ada rasa bersalah dalam hati, mengapa anak-anak kita tidak boleh menjadi seorang biasa yang baik hati dan jujur.” itu menohok di dada banget hehehe sering sekali ngobrol sama ibu ibu atau baca di artikel manapun, 90% nya mungkin berisi bagaimana membuat anak kita jadi pintar, di doa doa pasti disebut duluan semoga anak kita jadi anak yang pintar….

bagaimana dengan doa, ya Allah, semoga anakku jadi anak yang baik, jujur, sholeh dan mulia budi pekertinya 🙂

Standard
Uncategorized

grow old with you…literaly

just read this from 365 karakter fiksi, suddenly cry…

November 27, 2012

Lukas Aryo & Nurhayati

73 tahun umur mereka.

“Kamu mau lihat album foto?”

“Aaayyy… aaa…”

“Ini foto pas kita liburan ke Manado. Sepuluh tahun menikah denganmu…”

“Kalau yang ini waktu si Adek lahir. Lihat hidungnya mirip sekali sama kamu…” 

“Kalau ini… pas kamu pulang haji. Tapi kamu tidak pernah mau dipanggil hajjah. Mending dipanggil ‘sayang’, begitu katamu.”

“Ini fotoku waktu melamar kamu. Bahagia sekali yah, tapi tegang juga ini…”

“Ini waktu aku akhirnya boleh pulang setelah selesai operasi usus buntu. Kamu tidak pernah mau pulang walau aku suruh pulang…”

“Hahaha kalau yang ini waktu si Kakak nikah. Aku marah-marah karena ternyata makanannya kurang.”

“Kalau foto yang ini… dimana ya? Lupa aku. Pas 100 harian mama yah? eh atau justru ini pas ulang tahun papaku?  Hmmm…”

“Nah kalau yang ini foto sayur nangka andalan kamu!! Nanti suatu hari nanti kamu bikinkan aku sayur nangka lagi.”

“Nnnn….iii…”

“Yang ini? Ini dua bulan lalu waktu anak-anak sama cucu di rumah sakit…”

“…”

“…setelah kejadian kamu jatuh di kamar mandi…”

“…”

“…ukkkaaa aassss…”

“Ya? Kenapa Nur?”

“Ddddeeee…rrrii…ri.. maaa…”

“Kkkeke… kaaa… sssiiih…iihh…”

 

Hidup kita banyak cerita, ingat selamanya jangan terlupa.

4:36am

Standard
Uncategorized

Pertolongan pertama untuk panas kejang pada anak

Hari sabtu kemarin, perayaan ulang tahunnya arslan yg pertama,
Dari jauh hari saya dan suami mempersiapkan semuanyadan berharap ini jadi salah satu ulang tahun yang paling memorable buat kita semua.
Well..it is…
Pagi hari sabtu, arslan yg emang lagi agak anget badannya dan flu rada manja manja pengen digendong terus. Tapi waktu dekat acara ulang tahun dan temen temennya pada dateng arslan mulai semangat 45. Main balon ceria kesana kesini.
Pas acara dimulai pada nyanyi dan tiup lilin arslan masih ceria. Masuk ke permainan dari mc nya, semua anak pada berdiri, arslan terlihat agak pucat, tiba tiba arslan teriak dan kejang.
Saya dan suami yang panik malah cuma bisa minta tolong dan kebingungan, sambil meluk arslan, neneknya langsung ngambil arslan dari gendongan saya, masukin jari ke mulutnya arslan dan lari keluar. Tanpa sendal. Saya dan suami lari di belakang.ga inget ada mobil, ga inget ada motor, cuma lari sampai dokter yang jaraknya sekitar 200m dari rumah.
Arslan dibuka bajunya, dioles alkohol dan di kasih obat anti kejang. Ga lama arslan mulai tenang, menangis, lalu tertidur.
Sebenarnya saya pernah baca tentang apa yg harus kita lakukan kalau anak kita demam aau the worst casenya kejang
Tapi saat itu terjadi, boro boroooo inget
Dan ini saya tulis untuk ibu ibu jaga jaga aja, apa aja yang harus ada di rumah untuk menanggulangi kemungkinan terjadi kejang pada anak dan apa yg harus kita lakukan.
Demam adalah hal paling umum yang terjadi pada anak, tidak selalu menandakan penyakit, atau infeksi virus dan bakteri. terkadang semacam alarm untuk memberi tau ada sesuatu yang terjadi dalam tubuh. Demam juga kadang datang saat anak mau tumbuh gigi. Panas tinggi yang disertai kejang, sering dialami anak pada umur antara 6 bulan sampai 3 tahun. Biasanya jika ada turunan ibu atau bapa yang dulu panasnya kejang maka kemungkinan anaknya mengalami hal yg sama lebih besar.
Berikut ini adalah pertolongan pertama obat atau apa saja yg harus selalu ada di rumah untuk mengatasi demam.
1. Paracetamol, merknya bisa macem macem ada sanmol, ada proris, tapi obat turun panas ada di peringkat kesatu sebagai obat yang harus ada di rumah.
2. Termometer, panas pada anak tidak bisa dikira kira pake punggung tangan atau pake perasaan. Toleransi tingkat derajat demam pada anak berbeda beda, umumnya anak disebut demam saat panasnya 38 derajat, beberapa anak bisa tetap main dan tidak rewel walaupun demamnya sudah 39 derajat, tapiii beberapa anak seperti arslan yang kemarin saat kejang panasnya masih 37.8
3. Obat anti kejang, untuk obat anti kejang diperlukan resep dari dokter. Obat ini penting untuk ada walaupun anak kita belum pernah panas kejang sebelumnya, ada yang bentuknya bubuk dicairkan, ada yang berbentuk vairan yang dimasukkan lewat pantat. Sekarang saya punya 3 benda ini di kulkas rumah dan semoga ga pernah kepake karena arslan selalu sehat sampai nanti, aminnnnn.

Apa saja yang harus dilakukan saat anak kita kejang
1. Hal terpenting dan termustahil yang kita harus lakukan adalah..tenang dan jangan panik. Ya saya ga bakal terlalu komentar karena saya juga ga bisa begitu but at least try your best to keep calm 🙂
2. Baringkan anak di lantai atau ditempat yang cukup luas, beri si anak ruang untuk mengambil oksigen semaksimal mungkin.
3. Miringkan tubuh anak
4. Masukkan jari kita kalau si anak belum punya banyak gigi atau sendok yang sudah dibalut kain kedalam mulut anak agar anaj tidak menggigit lidahnya dan supaya kita tau apakah anak masih kejang atau sudah mulai bereaksi
5. Buka bajunya
6. Berikan segera obat anti kejang
7. Hitung berapa lama si anak kejang, apakah kejang berlangsung beberapa detik atau sampai beberapa menit, hal ini untuk mengetahui berapa besar efek si kejang pada anak
8. Setelah anak tenang, langsung bawa ke dokter untuk mengetahui penyebab dan apakah memerlukan perawatan lanjutan

Mitos tentang kejang
1. Balur anak dengan alkohol. Dokter pertama yang saya sambangi karena paling dekat dari rumah itu, memberikan alkohol pada seluruh tubuh arslan, membanjurnya malah kana banyaknya alkohol yang dia kasih. Belakangan saya tau bahwa ini tindakan salah dan berbahaya. Perbedaan suhu yang ekstrim yang diberikan oleh alkohol bisa memberi efek bahaya. Selalu kompres anak dengan air hangat saat anak kita panas demam. Jangan dengan air dingin apalagi alkohol.
2. Kopi. Saya belum pernah nyoba soal ini tapu banyak yang nyaranin ngasih kopi item sau sendok the untuk diminum anak supaya ga kejang. Mungkin efek kafeinnya yang menenangkan.

Semoga yang saya tulis ini bisa membantu ya, awasi juga jika anak panas disertai diare dan muntah. Selalu jaga agar anak tidak kekurangan cairan. Anak akan susah makan dan ga mau minum kalau lagi demam, kalau ini berlangsung lebih dari seminggu dari periksa terakhir berarti anak harus dibawa lagi ke dokter. Demam biasanya turun di hari ke 3-5 dan reda di hari ke 6. Jika anak kita demam tinggi di hari sabtu berarti minggu adalah hari ke 1 dan seterusnya.

Semoga anak anak kita selalu sehat selalu ya mamaks sekalian 🙂

Standard